Kamis, 13 Maret 2014

Desa Sawarna, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

Kesempatan untuk bisa menuntut ilmu di tanah Jawa ini sungguh menjadi sesuatu hal yang sangat disyukuri. Kenapa? Ya semua anak punya jawabannya masing - masing. 
Kita yang menamai kelompok ini sebagai angkatan keramat Bandung (almamater SMA N 3 Batusangkar, Sumatera Barat) melakukan perjalanan yang cukup melelah ke daerah bagian barat, tepatnya Desa Sawarna, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Indonesia.

10 orang yang menikmati perjalanan ini [depan dari kiri ke kanan : Gisca Clarisa Putri (ITB), Rahmat Hidayat Tarmizi (UNPAD), Ikhwanul Wadudi (ITB), Adityo Al Barwa (UPI), Tesha Tressia Zurya (UNPAD), belakang dari kiri ke kanan : Rena Novalinda (TELKOM & UNPAR), Winda Roseriza (UPI), Dio Yudistira Kurniawan (ITB), Riki Febriansyah (UNPAD) dan yang terakhir yang motoin Farid Rizal (POLBAN)]

jam 11an, jalan dikit dari penginapan, langsung nyebur, panasnya menyengat banget, tapi happy :)
 Rencana awal keberangkatan adalah di 28 Februari 2014 pukul 23.00WIB, namun karna laporan pratikum saya yang tak kunjung selesai, proses masak bakwan yang tak kunjung berkesudahan, perjalanan dimulai pada 00.50 WIB di 01 Maret 2014.
Kelebihan kalau jalan malam itu adalah ga terhalang macet, ga macet berarti waktu tempuh jadi singkat. Tapi yang perlu diperhatikan yaitu teman yang bawa mobil harus diajak bicara terus supaya ga ngantuk, demi keselamatan bersama. :))

Singkat cerita, perjalanan ini kami tempuh lebih kurang selama 7 jam. Rencana awal, begitu sampai langsung main ke pantai, eh ternyata mau beres - beres dulu. Sewaktu di Bandung udah pesan penginapan seharga 100.000 per orang (termasuk makan 3kali), tapi entah kenapa iseng - iseng berhenti dan nanya penginapan yang lain. Lebih murah, bersih, ibu yang jaga baik dan cukup bagus, namanya Homestay Alisya. untuk 2 kamar AC. kamar mandi di dalam, kami dikenai biaya sebesar 350.000. beruntungnya lagi bisa lebih dari 24 jam (masuk sekitar jam 10 pagi, keluar abis ashar sekitar jam 4 sore).

photo ini saya ambil sekitar pukul 17.30 di depan penginapan

photo ini saya ambil dari teras Homestay Alisya setelah menikmati sunset, sudah mulai gelap sekitar pukul 18.00 saat adzan magrib berkumandang.
2 foto sunset diatas tanpa editan sama sekali. Subhanallah, indahnya negeri ini..

Penangkapan Mr. Crab
Nah. ini salah satu yang bikin saya ga habis pikir. Karna si Mr. Crab bertebaran dimana -mana (banyak banget) si Tyo dkk rela lari - lari sambil bawa sendal untuk menangkap binatang ini. (andai waktu itu divideokan, hmm.. ) kawasan pantai ini bersih banget, dibandingkan dengan pantai - pantai yang sudah saya kunjungi sebelumnya seperti Pangandaran, Santolo, dan Ujung Genteng.

Hamparan karang yang luas, kalau diperhatikan banyak bintang laut, ikan kecil - kecil dan yang paling jelas terlihat itu bulu babi.
Di spot ini, karna belum makan dari pagi, alhasil beli bakso. aneh sih, panas - panas malah beli bakso, jadinya keringat tambah banyak. hahaha

Pantai Tanjung Layar
Sebelum pulang ke penginapan karna belum solat dzuhur, perjalanan diteruskan ke Pantai Tanjung Layar (sekitar 2 km dari homestay kami). yang jadi icon Pantai Tanjung Layar ini adalah 2 batu besar yang ada di belakang saya itu. Sayangnya di siang itu keadaan lagi kering alias surut seperti foto di atas. jadinya cuma liat jauh dari sebuah pondok sambil minum, makan kelapa muda.














1 komentar:

 

potongan - potongan kertas Template by Ipietoon Cute Blog Design